Reader Comments

Berobat di Klinik Sifilis Terbaik di Kelapa Gading Jakarta

by Holla Klinik Utama Sentosa (2019-08-13)


Klinik Sifilis Terbaik di Kelapa Gading Jakarta? [Telp: 081366657878]. Memiliki kekhawatiran akan penyakit sifilis? Segera kunjungi klinik sifilis terbaik di Kelapa Gading Jakarta. Jangan remehkan bahaya penyakit sifilis karena bahaya bisa sampai menyebabkan kematian. Di antara penyakit menular seksual yang ada, sifilis merupakan merupakan penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan berbagai bahaya.

Seperti halnya penyakit menular seksual lain, Penyakit sifilis juga bisa menular dengan berbagai cara. Penularan penyakit mirip dengan penyakit HIV AIDS yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Sifilis juga dapat kembali kumat jika penderitanya memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Meskipun sebelumnya sifilis telah dinyatakan sembuh oleh dokter. Sifilis yang telah mencapai tahap tersier dapat menyebabkan kebutaan hingga kematian. Penyakit ini lebih banyak menyerang orang yang suka berganti pasangan seksual. Begitu pula yang suka berhubungan seks bebas tanpa menggunakan kondom.

Memahami Apa Itu Penyakit Sifilis

Penyakit sifilis sering disebut sebagai penyakit raja singa. Penyakit sifilis dapat terjadi pada pria dan wanita. Meski begitu, sifilis lebih banyak dialami wanita. Penyebab penyakit sifilis adalah bakteri treponema pallidum yang dapat menular melalui berbagai hal. Salah satu cara penularannya adalah melalui kontak seksual. Sifilis adalah penyakit yang berbahaya, bahkan mulai dari gejala hingga komplikasi yang dapat disebabkannya. Jika sifilis terjadi pada wanita hamil, anak yang dikandungnya dapat mengalami penyakit sifilis juga. 

Pada wanita hamil sifilis harus segera diobati atau akan menularkan pada anaknya. Cara penularan penyakit sifilis dapat terjadi melalui seks oral, anal, maupun vaginal. Sifilis dapat menular dari pria kepada wanita maupun sebaliknya. Resiko penularan penyakit sifilis dapat terjadi ketika seseorang yang aktif berhubungan seksual melakukan hubungan seks dengan penderita sifilis. Atau dengan menggunakan jarum suntik, pisau cukur, maupun barang lain yang dapat menyebarkan bakteri treponema pallidum. Begitu pula dengan transfusi darah yang dilakukan oleh penderita sifilis dapat menular kepada yang mendapatkan donor darahnya.

Apa Saja Tanda dan Tahapan Penyakit Sifilis

Penyakit sifilis dapat dikenali melalui gejalanya. Gejala yang dialami penderita menunjukkan tahap sifilis mana yang telah terjadi. Apakah sifilis Anda masih tahap awal ataupun sudah tahap akhir dapat dikenali melalui gejala yang Anda alami. Berikut ini beberapa gejala sekaligus tahap dari penyakit sifilis yang dapat Anda jadikan acuan sebelum melakukan pengobatan. 

• Luka chancre

Pada tahap awal, luka inilah yang muncul sebagai tanda terjadinya infeksi bakteri sifilis. Fase ini dapat dialami oleh penderita sifilis dalam jangka waktu 9–90 hari setelah bakteri sifilis menginfeksi. Disebut juga dengan fase primer, luka chancre ini memiliki bentuk keras di tepinya dan tengahnya terlihat seperti mengandung cairan namun sebenarnya tidak. Luka ini dapat muncul dan sembuh dengan sendirinya. Namun, penyebaran infeksinya masih bisa berlanjut meskipun gejala di tahap ini hilang.

• Ruam kemerahan atau kecoklatan

Gejala ini, muncul di tahap kedua sifilis atau tahap sekunder. Ruam ini biasanya muncul pada telapak tangan maupun telapak kaki. Ruam ini tidak menyebabkan gatal ataupun sakit. Jangan sampai salah mengira ruam ini sama saja dengan gejala alergi. Pasalnya bentuknya yang mirip membuat orang salah mengira mendiagnosa penyakitnya dan akhirnya menggunakan pengobatan yang tidak sesuai. 

• Gangguan saraf

Nah, gejala yang satu ini biasanya akan muncul pada fase tersier atau fase yang terakhir. Pengobatan di fase ini sulit dilakukan. Selain gejalanya yang semakin parah, infeksi bakteri treponema pallidum juga telah menyebar melalui aliran darah dan menginfeksi organ tubuh bagian dalam. Termasuk sistem saraf yang merupakan pengendali segala aktivitas tubuh. 

Jika sampai ke tahap yang paling parah yaitu tersier, maka penyakit sifilis akan semakin sulit untuk disembuhkan. Bahan jika tidak dapat disembuhkan, maka penyakit sifilis dapat berujung kematian. Itulah mengapa mengenali gejala penyakit sifilis merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah cara penularan penyakit sifilis.

Bagaimana Menghindari Bahaya Penyakit Sifilis?

Penularan penyakit sifilis haruslah dicegah. Jika tidak, maka tidak hanya Anda yang mengalami bahaya dan gejala sifilis, namun juga pasangan dan orang di sekitar Anda. Tentunya Anda tidak mau hal tersebut terjadi bukan. Untuk itu, mari kita ketahui cara mencegah penyakit sifilis agar tidak menyebar dan menular kepada orang lain. Mencegah penyakitnya, artinya Anda menghindari segala hal yang berpotensi menularkan penyakitnya.

• Menggunakan alat pengaman seperti kondom saat berhubungan seks untuk mencegah adanya bakteri masuk dan berpindah dari dan ke pasangan seksual Anda.

• Tidak berhubungan seksual dengan orang yang pernah menderita penyakit sifilis. Mereka yang memiliki riwayat penyakit menular seksual baik sifilis maupun yang lain akan lebih mudah terkena infeksi PMS lagi.

• Tidak melakukan seks bebas. Berhubungan seksual dengan banyak pasangan tanpa menggunakan kondom merupakan cara yang paling sering menyebabkan penyakit menular seksual. Penyakit lainnya yang terjadi pada kelamin juga dapat terjadi dengan cara yang satu ini.

• Tidak memiliki banyak pasangan seksual. Berhubungan seksual dengan satu orang pasangan seksual saja masih bisa menyebabkan PMS, apalagi jika Anda suka gonta ganti pasangan. 

JIka Anda didiagnosis penyakit menular seksual baik itu sifilis atau bukan, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Ajak pasangan Anda untuk menjalani pemeriksaan untuk mengetahui apakah penularan telah terjadi atau tidak. Pemeriksaan penyakit sifilis dapat dilakukan di klinik sifilis terbaik di Kelapa Gading Jakarta.

Tips Mengobati Sifilis di Klinik

Melakukan pengobatan di klinik juga kita tidak boleh sembarangan. Jika kita melakukan pengobatan namun tidak menghindari hal yang berpotensi menularkan, maka sifilis juga akan sulit untuk disembuhkan. Begitu pula sebaliknya. JIka Anda hanya menghindari penyebab sifilis tanpa melakukan usaha apapun untuk menangani penyakit sifilis, maka sifilis juga tidak akan kunjung sembuh. Untuk itu pengobatan dan perawatan penyakit sifilis haruslah seimbang. Pengobatan penyakit sifilis dapat dilakukan dengan cara alami maupun dengan cara medis.

Untuk cara medis, dapat dilakukan di klinik sifilis terbaik di kelapa gading Jakarta. Untuk mengatasi bahayanya, perlu digunakan obat antibiotik agar bakteri penyebabnya berhenti menginfeksi. Nah, tips untuk mengobati penyakit sifilis yang dapat dilakukan adalah dengan memiliki klinik pengobatan yang tepat. Ada beberapa hal yang dapat Anda jadikan acuan dalam memilih klinik yang tepat. Pertama yang memiliki alat medis yang lengkap dan canggih. Selain itu, tenaga medis yang profesional juga harus dipertimbangkan sebagai salah satu alasan dalam memilih klinik untuk pengobatan penyakit. Penyakit sipilis memang menyebabkan gejala yang dapat hilang dan sembuh sendiri, namun Anda tidak dapat menjamin bahwa infeksinya telah benar-benar hilang tanpa menjalani pengobatan di Klinik Utama Sentosa. Pengobatan dan konsultasi merupakan kunci penting agar bisa sembuh dari penyakit sifilis. Untuk konsultasi, silahkan datang langsung ke klinik kami atau dengan menghubungi dokter kami di layanan hotline lewat nomor 081366657878.

Apakah Penyakit Sipilis Bisa Sembuh Total? Berikut Faktanya!

Original post: https://www.klinikutamasentosa.net/sifilis/berobat-di-klinik-sifilis-terbaik-di-kelapa-gading-jakarta.html

Klinik Utama Sentosa Jakarta Utara: https://www.klinikutamasentosa.net/

Kunjungi: https://www.klinikutamasentosa.net/sifilis/





ISSN: 1946-1879